Assalaamu 'alaikum wa rahmatullaahi wa barokaatuh
SubhanAllah walhamdulillah
kembali ALLAH bahagiakan seorang ibu yg ditinggalkan wafat suaminya
hampir putus asa menghadapinya anaknya yg kena NARKOBA, sudah berbagai
cara ditempuh, sampai berobat keluar negeri, hampir 8 tahun anaknya
menderita, danapun tidak sedikit. Datang 3 bulan yg lalu ke rumahku di
Depok u konsultasi tentang anaknya semata wayang,
"Apalagi pak ustadz yg harus lakukan?"
, "Doa", jawabku, "Saya sudah
berdoa ustadz", "Apakah bunda berdoa dg keimanan", "Maksud ustadz?",
"Berdoa yaqin seyaqinnya bahwa langit bumi ini & semua terjadi atas
IRADAH & QUDRAH ALLAH, tidak akan terjadi suatu peristiwa tanpa
IZINNYA, demikian pula pada bunda & anak tersayang bunda,
"Astagfirullah, keyaqinan saya belum sampai kesitu ustadz, lalu apa yg
harus saya lakukan?", "Setelah bunda berikhtiar, saatnya bunda
mendekatkan diri kepada ALLAH dg SUNGGUH2 YAQIN bahwa hanya ALLAH SEGALA
GALA, anakku tidak akan sembuh kecuali hanya ALLAH yg MENYEMBUHKAN,
bangunlah bunda ditengah malam, DOA SEORANG IBU MUSTAJAB, mengadulah,
bicaralah, ngomonglah sama ALLAH, menangislah padaNYA, sampaikan
kesedihan bunda padaNYA, seperti sekarang bunda bicara dg nanda arifin,
ALLAH lebih dekat dari urat nadi leher kita, bunda! (QS 50:16), lalu
akhiri dg ketawakkalan penuh, hasilnya INSYA ALLAH". Allahu Akbar,
setelah isya ini bunda mengabariku bahwa anaknya telah ALLAH sembuhkan
mulai dua minggu yg lalu, beliau menangis bahagia, akupun berbicara dg
anaknya tersayang, "doa in aku ya bang, aku benar2 ingin hijrah bang,
aku menyesal", "SubhanALLAH, adikku itulah RAHMAT ALLAH untuk keluargamu
buah ikhtiar & doa mamamu siang malam, sekarang saatnya kau buat
mama tersenyum bahagia setelah dulu kau buat mamamu banyak menangis",
dia lama tidak jawab kemudian ku dengar suara lirihnya terisak, "ya bang
kasihan mama" iapun menangis. Sahabatku, batu pecah bukan karena
pukulan keseratus kalinya, tetapi karena terus menerus dipukul, &
setiap pukulan andil memecahkan batu yg keras itu. ikhtiar & doa ibu
yg terus menerus akhirnya membuahkan hasil.
sumber: Ust. Arifin Ilham
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
jangan lupa berikan komentarmu di sini ya :D